CSS

Friday, December 28, 2012

Perbedaan domain bayar dan gratisan


FREE DOMAIN:

Kelebihan:

  1. Sama halnya dengan free hosting, kita mendapatkannya secara gratis.
  2. Proses aktivasi yang relatif lebih cepat.
Kekurangan:



  1. Minim bantuan jika mengalamai gangguan. Kalaupun ada biasanya respon
    dari provider tersebut cukup lama, padahal jika tidak segera
    diperbaiki, akan sangat mempengaruhi website kita, baik dari segi brand maupun segi profit jika kita memanfaatkan website untuk bisnis.
  2. Tidak mendapatkan asuransi maupun jaminan jika terjadi gangguan sehingga kita mengalami kerugian.
  3. Sulit ter-list-ing pada mesin pencari seperti google dan yahoo, karena kemungkinan dianggap sebagai SPAM.

  4. Nama domain terlihat kurang bagus karena mengandung
    kata atau huruf dari provider yang melekat pada domain tersebut.
    Misalnya, kita mendapatkan domain gratis dari provider “tuan.net”, maka mereka akan memberikan nama domain kita sebagai: www.websitegue.tuan.netPadahal harapan kita sebenarnya adalahwww.websitegua.netHal ini juga menyebabkan nama domain menjadi lebih panjang dan sulit diingat.
  5. Ada anggapan bahwa domain yang kita peroleh bukanlah sebuah domain utama, namun merupakan sebuah subdomain dari provider domain gratis tersebut, sehingga ditakutkan visitor yang membuka website kita tidak dihitung/direkam sebagai pengunjung website kita, tetapi pengunjung web provider tersebut.

  6. Terkadang membuat pengunjung website meragukan kredibilitas kita,
    apalagi jika kita menggunakan website untuk bisnis. Tentu yang muncul

    adalah keraguan dan ketakutan dari pengunjung dan menganggap kita tidak
    serius karena tidak mau mengeluarkan modal untuk biaya membeli domain saja.
DOMAIN BAYAR:

Kelebihan:


  1. Kita bisa mendapatkan nama domain yang kita inginkan tanpa disertain
    embel-embel nama provider, asalkan nama domain yang ingin kita beli

    belum terdaftar diinternet (belum digunakan oleh orang lain).
  2. Kita boleh memilih jenis domain yang kita inginkan, baik itu .com, .net, .ac.id, dan lain-lain.
  3. Kita bisa mendapatkan bantuan dengan cepat dan tepat dari provider domain tersebut ketika kita mengalami gangguan.
  4. Domain yang kita beli merupakan sebuah main domain, bukan subdomain dari provider pay domain tersebut.
  5. Pengunjung akan lebih yakin dengan kredibilitas kita sebagai pemilik sebuah website yang serius.

  6. Tidak akan terjadi penghapusan domain secara sepihak dari provider
    sebelum masa penggunaannya habis. Kalaupun sudah habis, kita akan diberi
    tenggat waktu untuk melakukan perpanjangan penggunaan nama domain.
Kekurangan:

  1. Proses aktivasi relatif lebih lama karena harus melalui tahap order, pembayaran, dan konfirmasi.

Apapun pilihan Anda, kami akan tetap siap membantu sampai selesai
karena Anda dapat berkonsultasi dengan kami guna mendapatkan hosting dan

domain yang cocok (sesuai) dengan kebutuhan dan keinginan Anda.

5 Game Yang Mirip Angry Birds


Angry Bird adalah salah satu games yang sukses didunia pada beberapa tahun belakangan ini. Games ini mampu meledak di pangsa pasar dunia bahkan sebagai simbol kejayaan dari games ini, banyak pernak-pernik Angry Bird yang bisa Anda temui di berbagai toko-toko asesoris, baik itu berupa bantal, selimut, kaos, dompet, mouse, USB Flashdisk, dan alat-alat lain yang kesemuanya itu bernuansa Angry Bird. Namun kali ini penulis tidak akan membahas tentang asesoris tersebut, melainkan memberitahu kepada para pengunjung bahwa ada beberapa game yang mirip (tapi tidak sama) dengan Angry Bird. Berikut selengkapnya :

1. World of Goo






2. Fragger



Fragger



3. Orbital







4. Crush the Castle



Crush the Castle



5. Pandas vs Ninjas



Cara Menghemat Quota Internet


Pada koneksi ber-quota terbatas seperti Indosat 3G 
Broadband, Indosat M2, dan Telkomsel Flash, mobi, tentunya sangat 
menjengkelkan jika tiba-tiba quota kita habis. Resikonya untuk beberapa 
paket akan turun drastis, dan beberapa paket lainnya akan sama sekali 
tidak bisa digunakan. Contohnya seperti yang saya  pakai, Indosat 
Broadband Eco, jika quota habis akan turun drastis menjadi 64kbps, atau 
setara dengan koneksi GPRS.

Ada beberapa cara untuk menghemat jatah quota internet kita, diantaranya adalah dengan meminimalkan
content untuk browsing (ex: disable images), menggunakan compression 
proxy (toonel, onspeed, dll), dan menggunakan cache proxy.


Pada koneksi ber-quota terbatas seperti Indosat 3G Broadband, Indosat 
M2, dan Telkomsel Flash, tentunya sangat menjengkelkan jika tiba-tiba 
quota kita habis. Resikonya untuk beberapa paket akan turun drastis, dan
beberapa paket lainnya akan sama sekali tidak bisa digunakan.


nah... disini saya akan membahas penghematan bandwidth dengan cache 
proxy menggunakan Squid 2.7.STABLE5. (sudah saya test di os vista) . 


Dengan cache proxy, pada situs-situs yang sering kita kunjungi, content 
yang harus didownload dan mengurangi jatah quota kita akan lebih 
sedikit. Karena content-content tersebut akan tersimpan dahulu di cache 
proxy kita. Jadi secara tidak langsung, jika kita mengunjungi situs 
tersebut berulang kali, sama saja kita mendownload content dari komputer
yang terinstall proxy kita. Kesimpulannya.. lebih cepat dan lebih 
ngirit bandwidth.
Lanjut???



Download dulu Squid Proxy 2.7 Stable5 untuk Windows di SINI 



Extract file tersebut di partisi mana saja.. terserah, dimana saja 
boleh. Untuk mempermudah langkah-langkah instalasinya, bisa disamakan 
dengan saya, atau extract di “C:\squid\
Setelah semua ter-extract, masuk ke folder “C:\squid\etc\“. Disana terdapat file-file konfigurasi squid :

- cachemgr.conf.default 

- mime.conf.default 

- squid.conf.default 

- squid_radius_auth.conf.default

Kemudian rename keempat file tersebut dengan menghilangkan tulisan “.default“. Sehingga menjadi:

- cachemgr.conf 

- mime.conf 

- squid.conf 

- squid_radius_auth.conf

Setelah selesai me-rename keempat file tersebut, kemudian buka file “squid.conf” dengan notepad atau bisa juga dengan (EditPlus, Ultra Edit, Notepad ++, dan lain-lain). 

Cari tulisan (CTRL+F) “TAG: http_port“, kemudian cek apakah di bawah tulisan “# Squid normally listens to port 3128” sudah ada tulisan “http_port 3128” atau belum, jika belum tambahkan tulisan “http_port 3128” di bawah tulisan “# Squid normally listens to port 3128“. 

Sehingga menjadi seperti di bawah ini

# TAG: http_port 

# Usage: port [options] 


# hostname: port [options] 


# 1.2.3.4: port [options] 


# If you run Squid on a dual-homed machine with an internal 


# and an external interface we recommend you to specify the 


# internal address: port in http_port. This way Squid will only be 


# visible on the internal address. 




# Squid normally listens to port 3128 

http_port 3128

Cari tulisan (CTRL+F) “TAG: visible_hostname“, kemudian cek apakah di bawah tulisan “# none” sudah ada tulisan “visible_hostname localhost” atau belum. Jika belum, tambahkan tulisan “visible_hostname localhost” di bawah tulisan “# none“. 

Sehingga menjadi  seperti di bawah ini

# TAG: visible_hostname 

# If you want to present a special hostname in error messages, etc, 

# define this. Otherwise, the return value of gethostname() 

# will be used. If you have multiple caches in a cluster and 

# get errors about IP-forwarding you must set them to have individual 

# names with this setting. 



#Default: 

# none 

visible_hostname localhost

Cari tulisan (CTRL+F) “http_access allow localnet“, kemudian cek apakah dibawah tulisan “http_access allow localnet” sudah terdapat tulisan “http_access allow localhost” atau belum. Jika belum tambahkan tulisan “http_access allow localhost” di bawah tulisan “http_access allow localnet“. 

Sehingga menjadi seperti di bawah ini

# Example rule allowing access from your local networks. 

# Adapt localnet in the ACL section to list your (internal) IP networks

# from where browsing should be allowed 

http_access allow localnet 

http_access allow localhost

Cari tulisan (CTRL+F) “TAG: dns_nameservers“, kemudian dibawahnya pada tulisan “dns_nameservers“, isi value dns dengan dns ISP nya masing-masing, atau dengan DNS yang biasanya anda gunakan. Sehingga formatnya menjadi “dns_nameservers [primary DNS] [secondary DNS]“. Contohnya ditempat saya menggunakan OpenDNS dan speedy, sehingga menjadi “dns_nameservers 208.67.220.220 202.134.0.155“. 

Sehingga menjadi seperti di bawah ini

# TAG: dns_nameservers 

# Use this if you want to specify a list of DNS name servers 

# (IP addresses) to use instead of those given in your 

# /etc/resolv.conf file. 

# On Windows platforms, if no value is specified here or in 

# the /etc/resolv.conf file, the list of DNS name servers are 

# taken from the Windows registry, both static and dynamic DHCP 

# configurations are supported. 



# Example: dns_nameservers 10.0.0.1 192.172.0.4 



#Default: 

# none 

dns_nameservers 208.67.220.220 202.134.0.155

Selesai !!!!!


# Simpan (CTRL+S) “squid.conf” yang baru saja kita edit tadi. 

# Buka “Command Prompt“, kemudian masuk ke directory “squid” tadi melalui “Command Prompt”. Contohnya adalah dengan mengetik “cd C:\squid\sbin\“.

C:\>cd c:\squid\sbin\ 

C:\squid\sbin>

Setelah masuk ke directory “cd C:\squid\sbin\” melalui command prompt, kemudian ketik “squid -z“.

C:\squid\sbin>squid -z 

2008/11/18 08:45:20| Creating Swap Directories 

C:\squid\sbin>

Masih di “command prompt”, ketik “squid -d l -D“, kemudian tekan CTRL+C“. 


C:\squid\sbin>squid -d l -D 

2008/11/18 08:46:17| Starting Squid Cache version 2.7.STABLE5 for i686-pc-winnt. 


.. 


2008/11/18 08:46:17| Running on Windows XP 


C:\squid\sbin>

Masih di “command prompt”, ketik “squid -i


C:\squid\sbin>squid -i 

Registry stored HKLM\SOFTWARE\GNU\Squid\2.6\Squid\ConfigFile value c:/squid/etc/ 

squid.conf 

Squid Cache version 2.7.STABLE5 for i686-pc-winnt 

installed successfully as Squid Windows System Service. 

To run, start it from the Services Applet of Control Panel. 

Don’t forget to edit squid.conf before starting it. 

C:\squid\sbin>

Dan yang terakhir (masih di command prompt), ketik “squid -O -D


C:\squid\sbin>squid -O -D 

Registry stored HKLM\SOFTWARE\GNU\Squid\2.6\Squid\CommandLine value -D 

C:\squid\sbin>

Untuk menghidupkan proxy, masuk ke “Control
Panel” -> “Administrative Tools” -> “Services“. Kemudian cari 
nama services “squid” -> “Klik kanan” -> “Start“
 

Arahkan proxy pada browser anda ke alamat “localhost” dengan port “3128“.
Seperti gambar di bawah ini

Cara Menghemat Quota Internet

Anda juga bisa menghapus services squid tersebut dengan cara mengetikkan perintah “squid -r -n squid” di Command Prompt.


C:\squid\sbin>squid -r -n squid 

Service squid deleted successfully.

Cara Mudah Membuka Toko Online Di Facebook


Facebook tidak hanya media untuk menghubungkan dengan orang-orang dan berbagi informasitetapi juga menjadi interaktif. Social Gaming merupakan salah satu kategori yang paling menarik di gunakan pada saat ini. Dan biasanya pengguna Facebook di Indonesia menggunakan social network ini untuk ajang pertemanan dan silaturahmi. Dan beberapa menggunakan social network ini dengan berjualan online di Facebook.

Lebih dari 800 juta pengguna, Facebook telah menjadi tujuan utama di web lalu lintas melebihi Google. Menurut Alexa.com sekarang salah satu situs paling banyak dikunjungi di dunia. Hal ini membuat pasar yang menarik untuk melakukan bisnis.

Berikut ini merupakan Statistik Pengguna Facebook menurut SocialBaker

1. United States 122442520
2. Indonesia 41774960
3. India 41399720
4. United Kingdom 29,853,020
5. Turkey 29,697,480
6. Mexico 27,329,180
7. Philippines 25,535,120
8. France 22,698,940
9. Brazil 22,689,780
10. Sweden 4,483,200

Dan hampir sebagian para pelaku pengguna Online Shopping on Facebook ini mengambil keuntungan melalui jualan menggunakan album foto serta tidak mengetahui ada aplikasi online shopping on Facebook yang bisa mereka gunakan untuk berjualan online di Facebook.

Berikut adalah layanan penyedia untuk membuka toko online di Facebook :

1. Onigi.com

Cara Mudah Membuka Toko Online Di Facebook

Aplikasi ini asli buatan dalam negeri kita Indonesia, memang di buatkan khusus untuk Para UKM Indonesia yang ingin Go Online melalui jejaring social facebook ini. Karena di buatkan khusus untuk orang awam yang tidak mengerti sama sekali bahasa web programing. Simple, dengan basic hanya satu klik ini memudahkan pengguna untuk membuka toko online di Facebook

 

Fitur yang bermanfaat di Aplikasi ini memudahkan pengguna dengan di sediakan metode pembayaran, pajak, invoice yang bisa diatur semaksimal mungkin. Dan enaknya lagi, kita tidak harus mengerti bahasa pemrograman. cukup ke www.onigi.com lalu buka toko anda sekarang dengan satu klik. whoila anda bisa berjualan online di Facebook. lihat gambar di atas contoh tampilan yang saya review. di sisi kiri, store online facebook nya Artis yang tidak asing bagi kalian penikmat MTV yaitu VJ Daniel (akrab di panggil) atau Daniel Mananta, membuka store online melalui aplikasi Onigi ini. Simple nya sih, memang rata-rata orang lebih suka dan sering membuka jejaring social facebook dan twitter. Di sisi kanan, mungkin juga saya kaget, coorporate besar fastworld juga membuat rancangan produknya agar di minati semua orang melalui Facebook.

Uniknya lagi, aplikasi Onigi ini mengizinkan untuk share produk ke Facebook dan Twitter dalam satu bagian, di Facebook untuk store online dan di Twitter untuk media promosi ke follower. Keren abis pokonya aplikasi buatan dalam negeri kita ini.

2. Payvment



Hampir sebagian di luar sana menggunakan aplikasi ini untuk membuka usaha Clothing.

3. Store Front Social



Dengan paket murah dasar biaya $ 9,95 per bulan, aplikasi ini hanya mengizinkan untuk view produk dan dengan cara checkout ke link website store pengguna.

4. BigCommerce SocialShop 



Seperti etalase Sosial, BigCommerce SocialShop tidak memungkinkan transaksi. Dan jika ada pengunjung yang tertarik membeli produk di store BigCommerce Social Shop ini di arahkan ke toko online yang berbasi website e-commerce. karena sebuah etalase (perantara) melalui jejaring social facebook ini di bandrol seharga $ 24,99 per bulan

5. Ecwid



E-commerce pembangun Ecwid juga memiliki pilihan etalase Facebook, tapi tidak seperti BigCommerce SocialShop, app memungkinkan pelanggan untuk menarik dan melepas produk ke dalam kantong belanja dan memeriksa tanpa meninggalkan Facebook. Anda dapat mengintegrasikan toko yang sama di website Anda, profil MySpace, profil LinkedIn, Tumblr atau dengan menyalin dan menyisipkan kode widget. Rekening dasar adalah gratis, tetapi menjual lebih dari 100 item akan dikenakan biaya $ 17 per bulan.

Tentang Windows 8


Mekipun belum resmi diumumkan,Windows 8 sudah menarik perhatian banyak orang. Tak ayal, banyak juga yang menerka-nerka tentang fasilitas dan kemampuan yang bakal ada di Windows 8. Situs The Windows Club (www.thewindowsclub.com) sempat menguak sedikit tentang Windows anyar ini, seperti apa?

Inilah start menu di Windows 8(thewindowsclub.com)
Menurut situs tersebut, Windows 8 memiliki antarmuka yang cukup cantik serta dioptimalkan untuk perangkat berlayar sentuh (touch screen), Microsoft menyebutnya sebagai gaya Metro (Metro style). Semua kontrol di Windows 8 sepertinya akan menyenangkan jika dilakukan lewat sentuhan. Begitupun dengan “rasa” browsing dengan Internet Explorer yang meletakkan tampilan situs tepat di tengah perangkat yang menggunakan Windows. Meski demikian, Windows 8 tetap dapat dipakai di perangkat PC desktop biasa dengan memakai mouse.

Keyboard dan aplikasi di Windows 8 (thewindowsclub.com)
Aplikasi-aplikasi di Metro disebut-sebut lebih mudah “diajak” kerjasama serta dapat berkomunikasi antara satu dengan lainnya dengan lebih baik. Sebagai contoh, kita bisa dengan mudah memilih lalu mengirim foto lewat email dari tempat berbeda, seperti: Facebook, Flickr (portal foto online) atau dari hard disk. File foto tadi, berikut file-file data lain, dengan mudah bisa disinkronisasikan ke perangkat lain yang menggunakan Windows 8 melalui internet (cloud) dengan bantuan layanan Sky Drive dari Microsoft.

Penyempurnaan Windows 7

Kalau kamu mengatan WIndows 7 adalah “keren”, maka Windows 8 merupakan penyempurnaan dari kata “keren” tadi. Perbaikan kinerja, keamanan, privasi, serta reliabilitas sistem adalah beberapa landasan utama yang disempurnakan dari Windows 7 untuk kemudian disuguhkan di Windows 8. Di versi anyar ini pula Microsoft menyempurnakan Task Manager-nya, Windows Explorer-nya, serta fleskibilitas yang lebih baik buat yang mau menggunakan banyak layar monitor (multi screen).

Bagaimana dengan kebutuhan hardware?

Pertanyaan di atas banyak dilayangkan oleh penggila Windows dengan sistem lawas. Tapi sebelumnya PCplus kasih info dulu nih kalau Windows 8 nantinya bisa berjalan di beragam sistem dengan beragam ukuran layar. Ia mendukung prosesor berbasis arsitektur ARM dan prosesor  x86 (termasuk 32bit dan 64bit). Ini berarti selain di tablet PC Windows 8 juga bisa dijalankan di netbook, notebook atau desktop PC. Bahkan Microsoft mengklaim produknya ini bisa dijalankan mulai dari tablet berukuran 10 inci sampai layar berdefinisi tinggi ukuran 27 inci.

Persyaratan minimal Windows 8 Developer Preview :

Arsitekturx86 (32-bit) x86-64 (64-bit)
Prosesorx-86 1 GHz x86-64 1 GHz Memori (RAM)1 GB 2 GB
Kartu grafisProsesor grafis DirectX 9 dengan driver WDDM model 1.0
(Tidak terlalu perlu; hanya diperlukan untuk Aero)
Ruang kosong HDD16 GB 20 GB

Salah satu cara agar popular Blog anda


Hello there.. Ayo yang mau tukaran link bisa langsung pasang link yang ada di dalam Kolom .. Dan tinggalkan link kalian pada komentar:

handapeunpost